Senin, 02 Mei 2011

Uskup Surabaya Mgr V. Sutikno Wisaksono saat memberikan sambutan kepada undangan yang hadir dalam acara launching Fakultas kedokteran Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya hari Minggu, 1 Mei 2011 - Richard Photo
    Semakin banyaknya kelompok geriatri atau lansia (lanjut usia/ lebih dari 65 tahun) dan dalam beberapa dekade lagi akan menjadi masalah besar bagi Indonesia. Selain itu, Di Indonesia, ketersediaan akan tenaga medis tidak sebanding dengan pertumbuhan penduduk.

    Menurut WHO rasio dokter dan penduduk adalah 1:2.500 (1 tenaga medis untuk 2500 penduduk), sementara di Indonesia terindikasi rasionya adalah 1:4.000 penduduk. Dari data tersebut maka jelas terlihat bahwa ketersediaan tenaga medis masih dibawah standar WHO.

    Berdasarkan hal tersebut, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) mendirikan Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran.  Kepastian pendirian Program Studi itu didapat setelah dikeluarkannya Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan Nasional Nomor 49/E/O/2011 tertanggal 23 Maret 2011. Fakultas Kedokteran UKWMS baru diresmikan di Le Ballroom Pakuwon City pada hari Minggu (1/5/2011) pukul 18.00 WIB.

    Minggu Paginya pukul 10.00 WIB diadakan acara misa peletakan batu pertama bangunan kampus UKWMS baru oleh Uskup Surabaya Mgr Vincentius Sutikno Wisaksono. Bangunan kampus UKWMS yang baru berdampingan dengan Seminari Tinggi Providentia Dei Surabaya. Kampus yang berlokasi di Pakuwon City tersebut didirikan untuk melengkapi sarana dan prasarana pembelajaran. Fakultas Farmasi, Fakultas Keperawatan, Fakultas Psikologi, Fakultas Kedokteran, Fakultas Filsafat akan menempati bangunan kampus tersebut. Direncanakan bangunan akan selesai dibangun pada tahun 2012.

    Menurut Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Prof. W.F. Maramis, dr., Sp.KJ (K), yang menjadi nilai jual dari fakultas ini adalah proses pembelajaran diselenggarakan dengan Kurikulum Berbasis Kompetensi untuk pendidikan kedokteran dasar yang berlaku secara nasional ditambah dengan muatan khusus geriatrik (ilmu kedokteran mengenai orang usia lanjut). “Adanya muatan khusus geriatric karena di Indonesia pertumbuhan usia lanjut bukannya semakin berkurang mengerucut seperti piramida tetapi malah semakin banyak” kata Maramis, panggilan dari Prof W.F. Maramis, dr., Sp.KJ.(K) ketika ditemui di sela-sela acara makan malam Launching Fakultas Kedokteran UKWMS.

    Fakultas Kedokteran UKWMS bekerjasama dengan RS Port Health Center (PHC) Surabaya, Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya, Rumah Sakit Jiwa Lawang, Rumah Sakit Gotong Royong, RS Panti Nirmala Malang. Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga dan Fakultas Kedokteran Universitas Katolik Atmajaya Jakarta juga diajak kerjasama oleh Fakultas Kedokteran UKWMS.

    Untuk mengasah kemampuan mahasiswa, mahasiswa dapat melakukan praktek di skill lab, simulasi cara merawat pasien, menyuntik pasien. Maramis menambahkan, tak hanya hardskill saja yang diberikan kepada mahasiswa. Mahasiswa juga diasah soft skill baik interpersonal maupun intrapersonal. “Softskill mahasiswa diasah dengan mengumpulkan 100 poin kegiatan Program Kegiatan Kemahasiswaan (PK2) yang ada di kampus UKWMS dan 20 poin untuk diskusi-diskusi, seminar-seminar yang diadakan di kampus” ujarnya. Selain itu, lanjut Maramis, Fakultas Kedokteran kampus UKWMS berorientasi pada kesehatan keluarga dan etika kedokteran.

    Program-program yang ingin dikerjakan oleh Dekan Fakultas Kedokteran UKWMS tersebut adalah membentuk tiga paradigma baru yakni paradigma proses belajar mengajar, paradigma hubungan pasien dengan dokter, dan hubungan mahasiswa dengan dosen. “Saya ingin mengubah paradigma lama dimana dosen yang aktif dalam proses perkuliahan menjadi paradigma baru dimana mahasiswa yang harus lebih aktif daripada dosennya. Selain itu, menjadikan lulusan dokter yang melayani dengan kasih kepada pasien, memiliki kepribadian yang baik, peduli dengan sesama” jelas Maramis.

    Maramis juga mengatakan, bagi calon mahasiswa yang kurang mampu ingin kuliah di Fakultas Kedokteran, pihak kampus memberikan beasiswa jika memiliki nilai yang baik. Ada beasiswa setiap semester jika mahasiswa yang telah kuliah di Fakultas Kedokteran memiliki IPK yang baik, anak dari pegawai kampus UKWMS yang akan kuliah di Fakultas Kedokteran juga akan mendapat keringanan biaya.

    Ditemui sebelum acara launching Fakultas Kedokteran dimulai, Rektor UKWMS Prof. Dr. J.S. Ami Soewandi mengatakan, bagi pengajar akan diadakan pembinaan-pembinaan untuk mengasah kemampuan mengajar maupun ilmu kedokteran. “Pembinaan yang dilakukan tergantung kebutuhan. Bisa dalam jangka waktu satu tahun diadakan 2 kali pembinaan” terangnya. Nantinya, ada sekitar 30 dosen yang mengajar di Fakultas Kedokteran. Dosen-dosen yang mengajar sudah lulus pendidikan S2. Namun, beberapa diantaranya masih ada dokter muda yang saat ini lagi menempuh pendidikan S2.

    Dalam sambutannya ketika acara launching Fakultas Kedokteran UKWMS, Uskup Surabaya Mgr Vincentius Sutikno Wisaksono berkata bahwa mahasiswa yang akan menempuh pendidikan di fakultas kedokteran UKWS bukan sekedar gagah-gagahan saja tapi menjadi sesuatu yang berguna, menyumbangkan tenaga dan pikiran bagi masyarakat. “Diharapkan lulusan dokter dari Fakultas Kedokteran UKWMS dapat menjadi dokter yang berarti bagi pelayanan masyarakat, memberikan referensi kepada masyarakat, dan sungguh-sungguh berbakti dalam melayani masyarakat” harapnya.

    Dalam acara launching Fakultas Kedokteran UKWMS, ketua Yayasan Widya Mandala Prof. V. Henky Supit, SE., Ak. memaparkan perjalanan didirikannya Fakultas Kedokteran UKWMS. Prof. V. Henky Supit, SE., Ak. menceritakan, pemikiran mendirikan fakultas itu sudah ada sejak tahun 1983. Ketika itu, para ahli dokter spesialis menghadap kepada yayasan untuk mendirikan fakultas kedokteran. Namun, karena kondisi berbagai macam hal pihak yayasan menolaknya.

    Pada tanggal 21 Mei 2006, Yayasan Widya Mandala mengadakan pertemuan dengan para dokter yang jumlahnya 35 orang, Administrator Diosesan Keuskupan Surabaya Romo Julius Haryanto CM di rumah makan Nur Pacific Surabaya. Pada waktu itu, Romo Haryanto CM bertanya lagi kepada dokter-dokter yang hadir, “Apakah dokter masih mempunyai semangat yang ada pada tahun 1983 untuk mendirikan fakultas kedokteran” ujar Henky menirukan ucapan dari Romo Haryanto CM. Setelah mendengar pertanyaan itu, Dokter-dokter yang hadir langsung menyatakan kesanggupannya untuk mendirikan fakultas kedokteran dan pada malam itu juga dibentuk panitia tujuh yang diketuai oleh Prof. Dr. W.F. Maramis, dr., Sp.KJ(K).
Setelah dibentuk, yayasan mengadakan rapat bersama panitia dan bapa Uskup Surabaya di Keuskupan Surabaya pada tanggal 23 Mei 2006 dan pada saat itu juga yayasan menetapkan SK panitia pendirian Fakultas Kedokteran UKWMS. Henky mengatakan, karena banyaknya rintangan yang dihadapi, proposal pendirian Fakultas Kedokteran baru selesai pada tahun 2008.

Pada tanggal 16 April 2008, proposal itu diberikan kepada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional. Setelah dikoreksi, prosposal dikembalikan untuk direvisi. Setahun kemudian, proposal dikembalikan ke dirjen Dikti setelah direvisi. Kemudian pada tanggal 22 dan 23 November 2009 datanglah tim KKI untuk mengadakan kunjungan yang pertama. Pada bulan Juli 2010, KKI mengadakan kunjungan kedua. Pada tanggal 23 Maret 2011 program studi pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran disetujui oleh Kementerian Pendidikan Nasional.

    Pendaftaran mahasiswa baru Fakultas Kedokteran baru dibuka pada hari Senin (2/5/2011) hingga akhir bulan Mei 2011. Pengumuman penerimaan mahasiswa baru pada tanggal 7 Juli 2011. Perkuliahan dimulai pada tanggal 9 Agustus 2011. (Richard).

5 komentar:

korneliz mengatakan...

Mantapp...sy sagat menyetujui itu,,,,
sy pikir sdh dri dulu di buka kedokteran krn mengingat Unika Wm serasa ganjal klo gak ada fak,kedokterannya..padahal sangat cocok jika di pikir2...semoga semakin maju dan terus mengasah skill lulusan kedokteran unika WM...jngn tkut utk menghadapi persaingan di depan,,,kmi mahasiswa keperawatan mendukung sekali...bravo utk Wm...GBU always....

Anton Supono Wong TekAn - ASWTA mengatakan...

jadi FK Unika di Indonesia jadi ada dua nih, nemenin FK Unika Atma Jaya Jakarta.. hehe.. saya mahasiswa FK Atma

richard_NicolausSmile mengatakan...

Anton, bener. baru pertama kali ini kampus tsb membuka FK lewat bimbingan kampus FK Unair...

semoga ke depannya FK Unika WM Surabaya semakin sukses dan bs membantu calon mahasiswa yg kurang mampu yg ingin kul di FK...

handi suyono mengatakan...

thanks untuk posting beritanya. Saya dari FK Unika Widya Mandala.

Anonim mengatakan...

tdk mslah ka??kan msi bru..
trus nti profesinya bgaimana??